Langsung ke konten utama

Tips & Trik Bertani Bebas Gulma



Belakangan ini banyak sekali yang terkena dampak PHK massal diberbagai daerah di Indonesia bahkan seluruh dunia. Sehingga meningkatnya pengangguran diberbagai kota. Kebanyakan para perantau sehingga mereka pulan ke Desa.

Tentu di Desa yaitu bertani. Langsung saja membahas bertani yang bisa menghasilkan banyak uang tanpa banyak tenaga yaitu bertani dengan media "Sekam Bakar" sebagai pengganti tanah. Media sekam bakar ini memiliki banyak kelebihan dan masih bisa digunakan seterusnya. Diantaranya :

1. Tanaman mudah tumbuh
2. Bebas dari Gulma sehingga cocok untuk pembibitan
3. Bisa dibuat sendiri di lingkungan rumah
4. Bisa juga beli di toko bungan dengan harga yang murah
5. Bahan ringan tidak seperti tanah yang berat dan kotor
6. Bebas dari cacing
7. Bisa langsung digunakan kembali tanpa menunggu lama seperti tanah jika sudah panen
8. Dan masih banyak lagi bisa kalian searchig digoogle



Namun timbul pertanyaan pertanyaan pertama, "Bagaimana tanaman bisa tumbuh tanpa tanah?"
Jawabannya yaitu menggunakan Cairan Unsur Hara yang biasa dikenal dengan Nutrisi Hidroponik. Kalian bisa cari di shopee, tokopedia untuk mendapatkannya kok!

Pertanyaan kedua, "Tanaman apa saja yang bisa menggunakan media arang sekam?"
Yakni tanaman sayur seperti, selada, sawi, kangkung, daun mint, lombok, bawang merah. Oh yaa saya pernah menanam bawang merah menggunakan arang sekam lhoo! penampakannya sebagai berikut :


Jadi itu saya tanam menggunakan ember kotak yang saya kasih air bercampur nutrisi awal 400 ppm sampai 1 bulan. kemudian sampai panen saya kasih 1200 ppm. Kan yaa masa panen bawang merah cuma 60  hari di dataran panas. Selain itu setiap 3 - 4 hari sekali saya ganti air nutrisinya dengan yang baru karena habis diserap oleh tanaman.  Kalo potnya saya memakai aqua ukuran pop ice.

Selain itu dengan media arang sekam tanamam lebih subur dan tidak terkena hama tanaman. Itu kan karena sekam bakar asalnya dari kulit padi yang dipanggang atau digosongkan dengan suhu panas api tentunya bibit-bibit gulma akan mati dan media ini bisa dikatakan steril serta mudah dibuat dan murah banget.

Kalau kebetulan kalian punya halaman yang luas atau rumah kalian diatasnya itu di dag tentunya media arang sekam ini sangat cocok digunakan. Sehingga kalian juga bisa memenuhi bumbu dapur dari lingkungan kalian sendiri. Nah kalau untuk mau membuat tanaman yang banyak dengan media arang sekam ini juga sangat cocok. Karena tidak banyak tenanga untuk membersihkan gulma dan memberantas hama tanaman. Juga media ini sangat ringan kok!


Bagaimana masih ada hal yang dirasa kurang jelas bisa ditanyakan dikolom komentar yaa!









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanam Jahe media arang sekam skala rumah tangga maupun bisnis

Tren mengkonsumsi rempah-rempah di kalangan masyarakat kini semakin diminati. Hal tersebut semenjak adanya virus corona yang menyebar ke seluruh dunia salah satunya ke Indonesia. Beruntung nenek moyang kita sudah lama mengenal rempah-rempah dan bumbu dapur untuk dikonsumsi sehari-hari. Selain itu kondisi tanah dan iklim di beberapa daerah di Indonesia juga sangat mendukung akan tumbuhnya jahe tersebut. Salah satunya yakni jahe merah yang banyak dicari oleh masyarakat bahkan harganya 2 sampai 3 kali lipat dipasaran. Nah cara paling mudah bertanam jahe skala rumah tangga bahkan bisnis yaitu dengan wadah sak bekas bermedia arang sekam yang membuat jahe mudah tumbuh dan mempunyai hasil yang melimpah. Selain itu media ini juga sangat poros dan mudah diangkat. Biasanya para pembisnis menggunakan sak atau karung ukuran 25 kg untuk skala bisnis. Namun saya disini menggunakan sak atau karung bekas apa adanya bekas pupuk petrokimia. Penampakannya sebagai berikut : Tanaman saya ini jahe merah dan...